Operasi Militer

Registrasi  Mahasiswa Baru Beasiswa BPPDN 2013
(update 25 Juli 2013)

Ingin Mendaftar ke Program S2 Penginderaan Jauh?
(update 7 Juli 2011)

Apakah Anda Terdaftar sebagai Mahasiswa S2 PJ di Dikti?

Cek di sini .  dan juga di sini
Perhatian: Data yang ditampilkan di website Dikti ini tidak selalu merupakan yang terbaru...

Status dan Kemajuan Studi Mahasiswa
(Update 25 Oktober 2013)


Siapa Ujian Proposal/TesisBulan Ini?
(Update 19 Agustus 2013)


Jadwal Kuliah
Jadwal kuliah semester ganjil 2013/2014 -- yang juga memuat jadwal semester genapa bagi mahasiswa angkatan 2012 intake Januari/Februari 2013.

(Update 9 September 2013)

 

TANGGAL-TANGGAL PENTING
UNTUK SEMESTER 1 T.A. 2013/2014

(update 25 Juli 2013.  Mohon dicek kembali ke DA UGM)

 Kalender akademik UGM 2013/2014 secara lengkap dapat diunduh melalui link ini.

 


Original design by Denise Michison

PEMODELAN  SPASIAL RUTE JALAN PENDEKAT DAERAH OPERASI  MILITER PANGKALAN UDARA ATANG SENDJAYA  KABUPATEN BOGOR MEMANFAATKAN  CITRA ASTER DAN  SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Hadi Setiawan (24534/1-6/266/06)
Pembimbing: Projo Danoedoro dan R. Suharyadi

INTISARI
 
Sistem Informasi Geografis dan  Penginderaan jauh dapat dimanfaatkan untuk  menganalisis kondisi medan dalam penentuan rute jalan pendekat di daerah operasi militer. Rute jalan pendekat adalah salah satu aspek taktis militer yang memberikan informasi rute mana saja  yang bisa dilintasi kendaraan militer. Untuk keperluan pertahanan pangkalan  udara, rute jalan pendekat digunakan untuk mengantisipasi arah masuknya musuh dalam melaksanakan penyerangan. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengkaji akurasi penutup lahan hasil interpretasi
digital citra Aster dengan sistem klasifikasi multispektral untuk memetakan variabel rintangan medan yang digunakan sebagai data masukan dalam penentuan rute jalan pendekat, 2) Pemodelan spasial rute jalan pendekat daerah operasi militer untuk pertahanan pangkalan Lanud ATS.

Metode yang digunakan dalam penentuan rute jalan pendekat adalah cost distance  dan cost path analysis yang bekerja pada model  data berbasis raster dalam SIG. Dalam metode ini rute  akan terbentuk secara otomatis yang didasarkan pada  akumulasi waktu tempuh yang paling kecil. Artinya setiap rute yang terbentuk merupakan rute terbaik  berdasarkan titik  keberangkatan menuju target yang sudah ditentukan, karena  selalu melintasi medan yang mempunyai hambatan yang paling kecil. Variabel yang diperlukan dalam penelitian terdiri dari : 1) kemiringan lereng yang diambil dari peta RBI 1: 25.000, 2) daya dukung tanah yang diturunkan dari  konsistensi tanah, 3) rintangan medan yang diperoleh dengan cara mengidentifikasi penutup lahan yang dihasilkan dari interpreasi digital citra aster menggunakan sistem klasifikasi multispektral terselia dengan algoritma maximum likelihood, dan 4) spesifikasi teknis kendaraan APC M113.

Hasil penelitian terdiri dari : 1) Interpretasi digital citra Aster dengan sitem klasifikasi multispektral menghasilkan 16 kelas penutup lahan dengan tingkat akurasi rata-rata 91,68%, 2) Pemodelan spasial rute jalan pendekat menghasilkan 6 rute yang dapat dipergunakan  APC M113 sebagai jalan masuk menuju landasan pacu Lanud ATS. Setiap rute memberikan informasi jarak, waktu tempuh, dan kecepatan rata-rata bergantung dari kondisi medan yang dilintasinya. Rute terpendek adalah rute I yang berjarak 4,28 km dengan waktu tempuh 0,57 jam dan kecepatan rata-rata 7,49 km/jam. Kondisi medan yang dilintasi pada rute 1 terdiri dari 65,65 % lereng dengan kemiringan datar, dan 49,12% penutup lahan berupa tanaman sayuran, dan konsistensi tanah 100% lunak. Rute yang paling panjang adalah Rute 4 yang memiliki panjang rute 7,63 km, waktu tempuh 1,16 jam dan kecepatan rata-rata 6,56 km/jam. Kondisi medan yang dilintasi pada rute4 terdiri dari 44.95 % kemiringan lereng datar dan  rintangan yang dilintasi berupa 47,83%
berupa tanaman sayuran, dan konsistensi tanah 100% lunak.
 
Kata kunci : Rute Jalan Pendekat, Keterlintasan Medan   Cost Surface, Cost Distance, Cost Path, SIG, Aster, APC M113

Lastest News

- Posted at 03/03/14 - 11:03 PM

REMOTE SENSING WORKSHOP DAN GUEST LECTURE
KERJASAMA PROGRAM PASCASARJANA FAKULTAS GEOGRAFI UGM DAN BIOPHYSICAL REMOTE SENSING GROUP, UNIVERSITY OF QUEENSLAND (UQ)

Senin-Selasa, 17-18 Februari 2014 di PUSPICS Facultas Geografi UGM

Kerjasama antara Program Pascasarjana dan PUSPICS Fakultas Geografi UGM dengan Biophysical Remote Sensing Group, School of Geography, Planning and Environmental Management, Universitas Queensland (UQ), Australia terus berlanjut, semenjak ditandatanganinya MoU antara UGM dengan UQ di tahun 2011.  Diawali dengan kunjungan ketua PUSPICS/Kaprodi S2 Penginderaan Jauh (PJ) Fakultas Geografi, Dr. Projo Danoedoro ke UQ di Brisbane untuk menerima UQ Indonesia Alumni Award pada bulan November 2011, pihak UQ mengirim Prof. Stuart Phinn dan Dr. Chris Roelfsema ke Fakultas Geografi UGM pada bulan Oktober 2012.  Pertemuan 2012 tersebut diisi dengan saling memperkenalkan diri dalam bidang keahlian di antara mereka berdua dan staf pengajar penginderaan jauh, dan dilanjutkan dengan kuliah tamu, workshop kurikulum baru S2 Penginderaan Jauh, dan bimbingan lapangan mahasiswa S1, S2 dan S3 yang mengambil topik penelitian mangrove, padang lamun dan terumbu karang di Kepulauan Karimunjawa.

Prof. Stuart Phinn (
http://www.gpem.uq.edu.au/stuart-phinn) dan Dr. Chris Roelfsema (http://www.gpem.uq.edu.au/chris-roelfsema) memberikan kuliah tamu tentang: Current Trends in Remote Sensing Studies, Coral Reef Remote Sensing dan Research Methods in Remote Sensing.  Di samping itu, mereka juga memberikan evaluasi/masukan atas presentasi para calon doktor geografi (terutama dengan minat penginderaan jauh). Acara ini juga memunculkan doktor-doktor baru, agak baru, dan dosen KPJ yang hampir doktor mendampingi Prof. Stuart Phinn dan Dr. Chris Roelfsema.

Selengkapnya.....

REKOMENDASI MATA KULIAH UNTUK MAHASISWA BARU S2 PJ (ANGKATAN 2013 YANG MASUK JANUARI/ FEBRUARI 2014)

Mahasiswa baru S2 PJ (angkatan 2013 yang masuk bulan Januari/Februari) direkomendasikan mengambil matakuliah-matakuliah berikut:

1. Kartografi: Konsep dan Teknik Pemetaan
2. Ilmu Kebumian 
3. Sistem Penginderaan Jauh Pasif: Multispektral, Termal dan Hiperspektral
4. Pengolahan dan Analisis Citra Digital  Penginderaan Jauh 
5. Sistem Informasi Geografis: Basis Data dan Infrastruktur Data Spasial
6. Sistem Penginderaan Jauh Aktif: Radar dan Lidar
7. Sistem Informasi Geografis untuk Pemodelan Spasial
8. Kuliah Kerja Lapangan S2.

Informasi detil bisa dilihat di sini.


DOKTOR BARU

Prodi S2 Penginderaan Jauh bertambah dua doktor baru, dengan lulusnya dua staf pengajarnya. Mereka adalah Dr. Noorhadi Rahardjo, MSi, PM dan Dr. Sigit Heru Murti BS, MSi,  Dr. Noorhadi Rahardjo lulus ujian terbuka promrosi doktor pada 7 Desember 2013 dengan topik kajian mengenai harga lahan; sementara Dr Sigit Heru Murti lulus ujian promosi doktor pada 1 Februari 2014 dengan topik tentang estimasi produksi pertanian. Selamat ! dan semoga segera disusul oleh dosen-dosen lainyang saat ini sedang berjuang menyelesaikan studinya.
 

KEGIATAN DOSEN DAN MAHASISWA S2 PENGINDERAAN JAUH DALAM ACRS KE-34 2013 DI BALI

Acara ACRS yang bertema “Bridging Sustainable Asia” berlangsung dari 20 – 25 Oktober 2013, dilanjutkan dengan Summer School dari 26 – 30 Oktober 2013.  Panitia penyelenggara adalah Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN/ ISRS) bekerjasama dengan ISPRS (International Society for Photogrammetry and Remote Sensing).  Total peserta ACRS adalah 1277 orang, di mana sekitar 700 peserta berasal dari luar negeri. Dari sekitar 1000 abstrak, dipilih sekitar 600 makalah yang dapat disajikan dalam bentuk poster dan dipresentasikan.  Selain Dr. Projo Danoedoro, dosen FGe yang hadir dan melakukan presentasi dalam ACRS adalah Muhammad Kamal SSi MGIS dari Universitas Queensland Australia.  Di samping itu ada 22 mahasiswa FGe (S1 dan S2) yang terlibat sebagai panitia dan sekaligus mengirim makalah untuk disajikan dalam bentuk poster maupun presentasi oral.

Selengkapnya...

Author: -

General