Registrasi  Mahasiswa Baru Beasiswa BPPDN 2013
(update 25 Juli 2013)

Ingin Mendaftar ke Program S2 Penginderaan Jauh?
(update 7 Juli 2011)

Apakah Anda Terdaftar sebagai Mahasiswa S2 PJ di Dikti?

Cek di sini .  dan juga di sini
Perhatian: Data yang ditampilkan di website Dikti ini tidak selalu merupakan yang terbaru...

Status dan Kemajuan Studi Mahasiswa
(Update 25 Oktober 2013)


Siapa Ujian Proposal/TesisBulan Ini?
(Update 19 Agustus 2013)


Jadwal Kuliah
Jadwal kuliah semester ganjil 2013/2014 -- yang juga memuat jadwal semester genapa bagi mahasiswa angkatan 2012 intake Januari/Februari 2013.

(Update 9 September 2013)

 

TANGGAL-TANGGAL PENTING
UNTUK SEMESTER 1 T.A. 2013/2014

(update 25 Juli 2013.  Mohon dicek kembali ke DA UGM)

 Kalender akademik UGM 2013/2014 secara lengkap dapat diunduh melalui link ini.

 


Original design by Denise Michison

Selamat datang!


Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengundang Anda untuk bergabung, menjadi mahasiswa Program S2 Penginderaan Jauh.  Di program studi ini Anda akan menikmati suasana akademik yang kondusif bersama para mahasiswa dari seluruh penjuru Nusantara, dan bahkan dari negara-negara lain, untuk belajar penginderaan jauh, sistem informasi geografis dan teknologi pemetaan lain dalam lingkup kajian spasial, ekologis, dan kewilayahan.

Program S2 Penginderaan Jauh merupakan satu-satunya program yang ada di Indonesia. Bernaung di bawah Fakultas Geografi yang merupakan leading institute untuk bidang sejenis di Indonesia, dengan dukungan staf pengajar Jurusan Sains Informasi Geografis dan Pengembangan Wilayah (SIGPW) yang berkualitas dan berpengalaman di bidangnya, serta dukungan staf pengajar lain di lingkungan fakultas, yang kesemuanya mempunyai reputasi internasional.  Belajar penginderaan jauh di UGM juga berarti menikmati pendidikan berkualitas internasional, sesuai dengan peringkat universitas ini yang selalu pada posisi 400 besar dunia.

Setelah menyelesaikan studi di program studi ini, gelar Master of Science (M.Sc) merupakan jaminan bahwa Anda menguasai teori, konsep, metode dan teknik penginderaan jauh dan SIG untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam konteks keruangan.

 

REMOTE SENSING WORKSHOP DAN GUEST LECTURE
KERJASAMA PROGRAM PASCASARJANA FAKULTAS GEOGRAFI UGM DAN
BIOPHYSICALREMOTE SENSING GROUP, UNIVERSITY OF QUEENSLAND (UQ)

Senin-Selasa, 17-18 Februari 2014 di PUSPICS Facultas Geografi UGM

Pada Senin-Kamis, 17-20 Februari 2014 yang lalu, Prof. Stuart Phinn dan Dr. Chris Roelfsema kembali mengunjungi Fakultas Geografi UGM untuk mengembangkan program kerjasama yang telah dirintis sebelumnya.  Urutan acara ini sempat berubah karena erupsi Gunungapi Kelud telah memaksa Bandara Adisucipto tutup; dan akibatnya pada tanggal 16 Februari tim UQ terpaksa melanjutkan penerbangan ke Jakarta untuk kemudian mengadakan pembicaraan di Badan Informasi Geospasial (BIG) di Bogor dalam rangka mengembangkan kerjasama segitiga antara UQ-UGM-BIG.  Baru pada tanggal 18-19 Februari keduanya hadir dalam acara “Remote Sensing Workshop and Guest Lecture” yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana dan PUSPICS Fakultas Geografi UGM.  Dalamworkshop tersebut tampil doktor-doktor baru penginderaan jauh, dan juga para calon doktor di hadapan mahasiswa S1, S2 dan S3, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pemerintah/swasta lain, seperti misalnya IPB, UNJ, UNY, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),  dan World Wildlife Fund.  Kegiatan workshop dan guest lecture selama dua hari ini dipandu oleh Prof. Dr. Hartono, DEA, DESS yang juga guru besar penginderaan jauh, Dr. R. Suharyadi, M.Sc. (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Dr. M. Pramono Hadi, M.Sc. (Kaprodi S3 Ilmu Geografi), di samping Dr. Projo Danoedoro selaku koordinator kegiatan.

Presentasi para dosen dan mahasiswa S3 Geografi Minat Penginderaan Jauh sangat menarik bagi Prof. Stuart Phinn dan Dr. Chris Roelfsema.  Hal ini merupakan pengalaman baru bagi mereka, ketika melakukan evaluasi dan memberikan masukan bagi mahasiswa di luar UQ, dan bahkan di luar Australia.  Dengan begitu, mereka bisa melihat kekuatan dan kekurangan yang ada di Fakultas Geografi UGM.  Salah satu kekuatan yang mereka lihat adalah kecenderungan mengintegrasikan penginderaan jauh dengan sistem informasi geografis dan kartografi di kalangan dosen maupun mahasiswa di UGM, yang tidak banyak mereka lakukan atau jumpai di UQ.  Kekurangan yang ada, terutama terkait dengan formulasi kerangka konseptual, mereka anggap wajar karena sebagian penyaji adalah mahasiswa yang belum menempuh ujian proposal.  Presentasi selingan diberikan oleh beberapa mahasiswa lulusan S1 Kartografi dan Penginderaan Jauh dan S2 Penginderaan Jauh, yang juga memancing pujian dari tamu UQ.

Kuliah tamu oleh Prof. Stuart Phinn dan Dr. Chris Roelfsema sangat menarik, karena mereka berdua tidak hanya bicara tentang teknologi penginderaan jauh terkini dan isyu-isyu riset terbaru.  Berdasarkan evaluasi atas presentasi mahasiswa S3 Penginderaan Jauh mereka menyampaikan garis besar metodologi penelitian, dimulai dari hal-hal mendasar.  Contoh-contoh menarik juga disajikan dengan mengajarkan cara membangun model konseptual.

Pada hari ketiga di Yogya, tanggal 20 Februari, pertemuan dilanjutkan dengan penyusunan butir-butir rencana kerjasama yang lebih nyata.  Di antaranya adalah penetapan sementara daerah penelitian di Jawa Tengah (termasuk Kepulauan Karimunjawa), DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu untuk menjadi daerah penelitian bersama dalam rencana kerjasama segitiga UGM-UQ-BIG. Penetapan tema-tema penelitian meliputi kajian perubahan penutup/penggunaan lahan, estimasi biomassa dan karbon vegetasi, pemodelan biofisik wilayah urban, serta pemetaan wilayah pesisir (terutama mangrove, padang lamun dan terumbu karang), yang semuanya berdasarkan citra penginderaan jauh.

Dr. Projo Danoedoro menjelaskan, rencana kerjasama dalam bidang pendidikan akan diwujudkan dalam bentuk pertukaran mahasiswa, di mana mahasiswa program S3 (yang dapat diperluas ke S2, apabila memungkinkan) dari Fakultas Geografi UGM akan diberi kesempatan melakukan kunjungan ke UQ untuk mematangkan konsep dan metode penginderaan jauhnya di bawah bimbingan dosen di sana. Bahkan, supervisi ini tidak hanya dibatasi pada mahasiswa yang berkunjung ke UQ, melainkan yang belajar di UGM juga. Sebaliknya, mahasiswa UQ yang tertarik meneliti tentang lingkungan Indonesia dengan penginderaan jauh juga akan diberi kesempatan tinggal di UGM serta dibimbing dosen Fakultas Geografi.  Baik mahasiswa UGM maupun UQ akan dibebaskan dari biaya kuliah (tuition fee).  Pertukaran ini rencananya juga akan diperluas ke staf pengajar, terutama dikaitkan dengan kegiatan penelitian bersama

KEGIATAN DOSEN DAN MAHASISWA S2 PENGINDERAAN JAUH DALAM ACRS KE-34 2013 DI BALI, 20-25 OKTOBER 2013

Acara ACRS yang bertema “Bridging Sustainable Asia” berlangsung dari 20 – 25 Oktober 2013, dilanjutkan dengan Summer School dari 26 – 30 Oktober 2013.  Panitia penyelenggara adalah Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN/ ISRS) bekerjasama dengan ISPRS (International Society for Photogrammetry and Remote Sensing).  Total peserta ACRS adalah 1277 orang, di mana sekitar 700 peserta berasal dari luar negeri. Dari sekitar 1000 abstrak, dipilih sekitar 600 makalah yang dapat disajikan dalam bentuk poster dan dipresentasikan.  Selain Dr. Projo Danoedoro, dosen FGe yang hadir dan melakukan presentasi dalam ACRS adalah Muhammad Kamal SSi MGIS dari Universitas Queensland Australia.  Di samping itu ada 22 mahasiswa FGe (S1 dan S2) yang terlibat sebagai panitia dan sekaligus mengirim makalah untuk disajikan dalam bentuk poster maupun presentasi oral.

Ketua Program S2 PJ yang sekaligus Ketua PUSPICS, Dr. Projo Daneodoro, dilibatkan dalam kegiatan ini merepresentasikan UGM. Bentuk keterlibatan antara lain menjadi anggota tim reviewer abstrak yang masuk dan mewakili perguruan tinggi Indonesia dalam presentasi (sharing pengalaman) “Approaches in Capacity Building in Indonesia” pada acara Workshop on Remote Sensing Capacity Building yang diselenggarakan oleh JAXA (Japan Aerospace Exploration Agency).  Pada acara Workshop yang diselenggarakan oleh JAXA tersebut, Dr. Projo Danoedoro menjadi satu-satunya pembicara dari Indonesia. Pembicara keseluruhan adalah: Prof. Shunji Murai –Universitas Tokyo, Prof. Tasuku Tanaka – Universitas Yamaguchi, Dr. Wataru Takeuchi –Universitas Tokyo /SAFE Laos,  Mr. Toru Fukuda – perwakilan JAXA, Prof. Rashid Shariff – UTM Malaysia dan Dr. Projo Danoedoro – UGM Indonesia.

Pada kesempatan lain, banyak mahasiswa S1 dan S2 Penginderaan Jauh yang menyajikan poster maupun makalah dalam presentasi oral.  Dr. Projo Danoedoro sendiri menyajikan makalah hasil penelitian ringan/kecil yang pernah dibiayai oleh Dana Hibah Fakultas Geografi yang berjudul  “The Effect of Image Compression Level on the Land-cover Classification Accuracy of ALOS-AVNIR2 Data using Per-pixel and Object-based Approaches”. dalam special session Forestry yang diselenggarakan (di-host) oleh Kementerian Kehutanan. Mahasiswa S2 Penginderaan Jauh yang menyajikan makalah dalam sesi yang lain adalah Saddam Hussein dan Nursida Arif.

Dr. Projo Danoedoro juga diminta untuk mengajar dalam Summer Course rangka 9th ISPRS Student Consortium dan Working Group VI Summer School ACRS.  Selain Dr. Projo Daneodoro, yang diminta menjadi pengajar Summer School ini adalah: Prof. Kohei Cho (Tokai University), Dr. Lal Samarakoon (Asian Institute of Technology, Bangkok), Prof. Emannuel Baltsavias, Dr. Dewayany Sutrisno (Ketua MAPIN, dari BIG), Prof. Indayati Lanya (Unud), Dr. Martin Issenburg, Prof. Shahbaz Khan, dan Dr. M.S. Sarfraz (Pakistan/AIT).

Lastest News

- Posted at 03/03/14 - 11:03 PM

REMOTE SENSING WORKSHOP DAN GUEST LECTURE
KERJASAMA PROGRAM PASCASARJANA FAKULTAS GEOGRAFI UGM DAN BIOPHYSICAL REMOTE SENSING GROUP, UNIVERSITY OF QUEENSLAND (UQ)

Senin-Selasa, 17-18 Februari 2014 di PUSPICS Facultas Geografi UGM

Kerjasama antara Program Pascasarjana dan PUSPICS Fakultas Geografi UGM dengan Biophysical Remote Sensing Group, School of Geography, Planning and Environmental Management, Universitas Queensland (UQ), Australia terus berlanjut, semenjak ditandatanganinya MoU antara UGM dengan UQ di tahun 2011.  Diawali dengan kunjungan ketua PUSPICS/Kaprodi S2 Penginderaan Jauh (PJ) Fakultas Geografi, Dr. Projo Danoedoro ke UQ di Brisbane untuk menerima UQ Indonesia Alumni Award pada bulan November 2011, pihak UQ mengirim Prof. Stuart Phinn dan Dr. Chris Roelfsema ke Fakultas Geografi UGM pada bulan Oktober 2012.  Pertemuan 2012 tersebut diisi dengan saling memperkenalkan diri dalam bidang keahlian di antara mereka berdua dan staf pengajar penginderaan jauh, dan dilanjutkan dengan kuliah tamu, workshop kurikulum baru S2 Penginderaan Jauh, dan bimbingan lapangan mahasiswa S1, S2 dan S3 yang mengambil topik penelitian mangrove, padang lamun dan terumbu karang di Kepulauan Karimunjawa.

Prof. Stuart Phinn (
http://www.gpem.uq.edu.au/stuart-phinn) dan Dr. Chris Roelfsema (http://www.gpem.uq.edu.au/chris-roelfsema) memberikan kuliah tamu tentang: Current Trends in Remote Sensing Studies, Coral Reef Remote Sensing dan Research Methods in Remote Sensing.  Di samping itu, mereka juga memberikan evaluasi/masukan atas presentasi para calon doktor geografi (terutama dengan minat penginderaan jauh). Acara ini juga memunculkan doktor-doktor baru, agak baru, dan dosen KPJ yang hampir doktor mendampingi Prof. Stuart Phinn dan Dr. Chris Roelfsema.

Selengkapnya.....

REKOMENDASI MATA KULIAH UNTUK MAHASISWA BARU S2 PJ (ANGKATAN 2013 YANG MASUK JANUARI/ FEBRUARI 2014)

Mahasiswa baru S2 PJ (angkatan 2013 yang masuk bulan Januari/Februari) direkomendasikan mengambil matakuliah-matakuliah berikut:

1. Kartografi: Konsep dan Teknik Pemetaan
2. Ilmu Kebumian 
3. Sistem Penginderaan Jauh Pasif: Multispektral, Termal dan Hiperspektral
4. Pengolahan dan Analisis Citra Digital  Penginderaan Jauh 
5. Sistem Informasi Geografis: Basis Data dan Infrastruktur Data Spasial
6. Sistem Penginderaan Jauh Aktif: Radar dan Lidar
7. Sistem Informasi Geografis untuk Pemodelan Spasial
8. Kuliah Kerja Lapangan S2.

Informasi detil bisa dilihat di sini.


DOKTOR BARU

Prodi S2 Penginderaan Jauh bertambah dua doktor baru, dengan lulusnya dua staf pengajarnya. Mereka adalah Dr. Noorhadi Rahardjo, MSi, PM dan Dr. Sigit Heru Murti BS, MSi,  Dr. Noorhadi Rahardjo lulus ujian terbuka promrosi doktor pada 7 Desember 2013 dengan topik kajian mengenai harga lahan; sementara Dr Sigit Heru Murti lulus ujian promosi doktor pada 1 Februari 2014 dengan topik tentang estimasi produksi pertanian. Selamat ! dan semoga segera disusul oleh dosen-dosen lainyang saat ini sedang berjuang menyelesaikan studinya.
 

KEGIATAN DOSEN DAN MAHASISWA S2 PENGINDERAAN JAUH DALAM ACRS KE-34 2013 DI BALI

Acara ACRS yang bertema “Bridging Sustainable Asia” berlangsung dari 20 – 25 Oktober 2013, dilanjutkan dengan Summer School dari 26 – 30 Oktober 2013.  Panitia penyelenggara adalah Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN/ ISRS) bekerjasama dengan ISPRS (International Society for Photogrammetry and Remote Sensing).  Total peserta ACRS adalah 1277 orang, di mana sekitar 700 peserta berasal dari luar negeri. Dari sekitar 1000 abstrak, dipilih sekitar 600 makalah yang dapat disajikan dalam bentuk poster dan dipresentasikan.  Selain Dr. Projo Danoedoro, dosen FGe yang hadir dan melakukan presentasi dalam ACRS adalah Muhammad Kamal SSi MGIS dari Universitas Queensland Australia.  Di samping itu ada 22 mahasiswa FGe (S1 dan S2) yang terlibat sebagai panitia dan sekaligus mengirim makalah untuk disajikan dalam bentuk poster maupun presentasi oral.

Selengkapnya...

Author: -

General